

Kami berempat berbincang di dalam lift tentang latihan yang kami lakukan tadi.
Salah seorang dari kami berkata," Biasanya pelatih itu paling malas untuk melatih anak yang masih terlalu kecil atau orang dewasa yang sudah dewasa sekali. Tapi ternyata kami bisa melakukannya dengan baik ya." "Iya, karena sebenarnya masing-masing orang punya potensi, bakat yang terpendam," tambah yang lain. "Jadi dengan sedikit polesan, bisa langsung dikemas dengan baik."
Dalam perjalanan pulang kami merenung lagi.
Kenapa kami bisa langsung kompak dan bisa mengikuti semua gerakan, padahal baru pertama kali ini kami latihan?
Ternyata karena kami semua berada dalam kondisi ZERO.
Kami melepaskan semua "atribut" yang ada dalam diri kami. Jabatan,pekerjaan, usia, materi, dll, kami tanggalkan dan menyatu dalam suatu kegembiraan.
Dari situ otomatis akan muncul rasa persamaan, kerjasama, dan tanggung jawab.
Ini semua berawal karena kami ingin melakukan yang terbaik untuk Alumni SMA 1 Bukittinggi.
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar