Selamat datang di Mahligai Hidup.

Sebuah rumah kesederhanaan.
Sederhana dalam penampilan, dalam pengekspresian, dan juga dalam pemahaman.
Dan seluruh kesederhanaan ini mudah-mudahan mengalir menuju lautan kebahagiaan.



Sabtu, Maret 21, 2009







Sejak kami berangkat dari Pekanbaru, ada sesuatu yang kami rasakan dalam hati. Tapi kami tidak bisa menerjemahkan apa itu atau apa yang akan terjadi. Hanya dengan berlindung kepada Allah dan dengan niat yang ikhlas, kami berharap perjalanan dan rencana kami bisa dimudahkan.

Hari kedua ini...adalah hari yang sangat bermakna.
Nasi Goreng buatan Uni Yulmatri langsung kami habiskan sebagai sarapan pagi.
Pagi itu kami diajak ke tempat wisata Janjang Siribu Sulih Aie.Wah..berat juga menaiki anak tangga yang begitu banyak. Tapi karena beramai-ramai jadi tidak berasa juga kami bisa sampai di atas. Pemandangannya cantik...sekali. Terbayar rasa letih kami melihat pemandangan di atas sana.

Setelah dari Sulit Air, kami melanjutkan perjalanan ke Maninjau.Di Umbilin kami berhenti sebentar makan Katupek Sayur Pitalah. Hhmm...enak sekali rasanya, apalagi ditambah dengan Telur Ikan.
Di dekat Bukittinggi, kami memutuskan untuk bergabung di satu mobil, karena Uni Cu harus menghadiri acara lain.


Selama dalam perjalanan menuju daerah Batu Kambing untuk bertemu Wali Nagari di sana, tak henti-hentinya kami bersenda gurau. Tak habis-habisnya bahan cerita yang dijadikan lelucon. Ada satu figur yaitu Mansyur (Monsyur) yang selalu jadi idola.
Wah...pokoknya seru ! Kami sempat berhenti untuk Shalat di Mesjid Al Hakim di daerah Bayur. Mesjid besar dengan bangunan arsitektur yang indah.
Di tengah-tengah perjalanan kami juga menemukan hal-hal yang tidak bisa kami lupakan. Seperti melihat Ular besar yang baru saja menelan 1 ekor babi hutan!! Masuk hutan, keluar hutan.

Ditambah lagi kami sedikit tersesat waktu kembali ke Bukittinggi. Hari sudah mulai malam, di tengah hutan...,jalanan rusak berbatu..., badan letih, perut lapar...
Tapi kami terus saling menyemangati dengan berusaha melontarkan gurauan-gurauan segar. Perjalanan yang jauh dan berat menjadi sedikit lebih ringan.
Alhamdulillah kami dapat sampai Bukittinggi dengan selamat.

Rupanya ini yang menjadi jawaban dari "rasa sesuatu" dalam hati. Kami mendapat pengalaman dan pelajaran yang luar biasa hari itu.

Dan kebersamaan kami juga terasa semakin penuh arti.

Tidak ada komentar: